Indonesia menjadi tuan rumah grup G di babak kualifikasi AFC U-16 2020. Indonesia memiliki empat tim lain, yaitu Filipina, Brunei, Cina, dan Kepulauan Mariana Utara. Indonesia sendiri memulai turnamen dengan positif dan menabrak Filipina dengan skor telak 4-0. Jika mereka berpartisipasi dalam turnamen di usia muda, Indonesia sebenarnya bisa berbicara banyak. Jika tim nasional senior tidak pernah memenangkan Piala AFF, tim U-16 baru akan menang pada 2018. Keberhasilan itu mengikuti tim U-19, yang sejak itu juga memenangkan Piala AFF. Sudah ada banyak pemain muda Indonesia yang telah menjadi bintang di usia muda. Sementara sensasi Evan Dimas dan Hansamu Yama yang memenangkan Piala AFF 2013 masih terasa, talenta muda berbakat lainnya muncul, seperti Egy Maulana Vikry, Beckham Putera, Witan Sulaiman juga si kembar Bagus Kahfi dan Bagas Kaffa. Bakat berbakat di sepakbola Indonesia tidak pernah habis.

Baca Juga : Tiket Pesawat Padang Batam

Tetapi dalam kejuaraan di usia muda semua orang benar-benar bisa menjadi bintang. Tidak semua tim benar-benar membidik gelar karena ada beberapa tim yang ingin memberi pemain mereka kesempatan untuk bermain. Selain itu, kualitas pemain awal memastikan bahwa setiap pemain adalah sama atau lebih baik daripada negara lain, bahkan jika mereka berasal dari negara yang kuat. Filipina dapat menjadi contoh, karena tim nasional senior Indonesia mulai berkelahi dengan Filipina, pemuda kita dapat menang dengan meyakinkan melawan pemuda Filipina. Situasi seperti itu bukan hanya terjadi pada kejuaraan Asia atau di kejuaraan tempat Indonesia berada. Juga di level Piala Dunia di usia muda. Banyak negara kuat yang berprestasi di panggung dunia tidak dapat berbicara banyak pada usia muda selama Piala Dunia.

Indikasi ini dapat dilihat di negara-negara paling sukses di Piala Dunia U-17, bukan di negara-negara kuat seperti Brasil, Spanyol, Prancis, Jerman atau Argentina. Negara yang paling sukses di Piala Dunia U-17 adalah Nigeria, yang memenangkan gelar lima kali dan melewati Brasil (3). Berapa banyak pemain Nigeria yang sekarang bisa menjadi pemain terbaik di dunia? Bahkan rupanya tidak banyak orang yang tahu nama seperti Philip Osundu, Wilson Oruma, Macauley Chrisantus, Sani Emmanuel atau Victor Osimhen. Meskipun nama-nama ini adalah pemenang Golden Ball (pemain terbaik) atau Golden Boot (pencetak gol terbanyak) Piala Dunia U-17 dari Nigeria dan dari generasi yang berbeda. Tampaknya hanya Kelechi Iheanacho yang mampu menembus tim utama Manchester City dan sekarang membela Leicester City.

Dalam kejuaraan di usia muda, terutama Piala Dunia U-17, tidak hanya Nigeria dapat mencapai, tetapi juga Ghana, Meksiko, Mali, Swiss dan Arab Saudi. Inggris, yang sering gagal di Piala Eropa Piala Dunia, juga dapat memenangkan Piala Dunia U-17 pada tahun 2017. Afrika menjadi benua paling sukses di Piala Dunia U-17 dengan mendaftarkan 13 negara di final (7 juara) dan memenangkan Eropa. mengalahkan dengan 10 negara (4 master). Tetapi beberapa pemain terbaik dunia telah mengalami turnamen ini dalam karir mereka. Sebut saja Toni Kroos, Cesc Fabregas, David Silva atau Phil Foden. Itulah sebabnya Piala AFC U-17, yang saat ini sedang diikuti oleh Indonesia, juga bisa menjadi arena bagi pemain muda untuk menjadi bintang. Selain itu, kualifikasi mendatang dari Piala AFC U-17 adalah Piala Dunia U-17 mendatang 2021, peluang untuk menjadi bintang dunia di usia muda cukup terbuka.